Archive for the ‘Flash – Dasar’ Category





12
Mar

Bentuk Lain Life Bar

Written by admin 18 Komentar

Life bar biasanya berbentuk batang. Yah, namanya juga bar pasti bentuknya batang. Namun kita dapat berkreasi membuat penunjuk life tersebut tidak hanya berbentuk bar/batang. Misalnya kita membuatnya dalam bentuk hati seperti tutorial berikut ini :

1. Buatlah sebuah flash document.

2. Buatlah sebuah hati seperti di bawah ini :

3. Seleksi shape hati berwarna merah kemudian tekan F8 (ingat hanya shapenya saja, garis hitamnya tidak perlu diseleksi). Pada panel yang muncul masukkan heart_mc sebagai name dan movie clip sebagai type lalu tekan ok.

4. Seleki movie clip heart_mc kemudian tekan Ctrl+F3. Pada panel properties yang muncul masukkan heart_mc di dalam kotak instance name.

Selengkapnya »

06
Mar

Scroll Pane

Written by admin 26 Komentar

Scroll Pane adalah salah satu component yang digunakan untuk menampilkan movie clip, file jgp, file swf ke dalam sebuah area yang dapat di scroll. Konten yang ditampilkan dapat berasal dari hardisk atau dari internet. Berikut cara penggunaan sederhananya :

1. Buatlah sebuah flash document.

2. Tekan Ctrl+F7, pada panel Components yang muncul, klik tanda + di samping kiri tulisan User Interface. Kemudian cari component Scroll Pane. Bila sudah ketemu, drag component tersebut ke stage.

3. Seleksi component Scroll Pane di stage lalu tekan Ctrl+F3. Pada panel properties yang muncul klik tab Parameters.

4. Di tab parameters anda akan melihat seperti di bawah ini :

Selengkapnya »

17
Jan

setRGB

Written by admin 8 Komentar

setRGB adalah script yang digunakan untuk mengganti warna movie clip atau button. Biasanya penggantian warna movie clip atau button dilakukan ketika movie belum di compile (Ctrl+Enter) atau dilakukan saat berada di stage. Tetapi dengan script ini anda dapat mengganti warna movie clip atau button ketika movie sedang dijalankan. Namun hati-hati, warna yang diubah tidak hanya bagian fill atau garisnya saja tetapi kedua-duanya.

Penulisannya :

1
2
warnaku = new Color(instance_name);
warnaku.setRGB(kode warna);

warnaku = adalah variable bebas yang dapat anda ganti misalnya anda ganti abc atau kumpulan.

instance name = anda menggantinya dengan instance name movie clip atau button

kode warna = anda menggantinya dengan kode warna. Misalnya anda menginginkan warna merah maka kodenya 0xFF0000

Untuk mencari tahu kode warna silahkan klik Fill Color. Pada menu yang muncul coba arahkan kursor mouse ke warna putih. Anda akan melihat sebuah kode bertuliskan #FFFFFF. Itulah kode warna untuk putih. Lalu untuk menggabungkan dengan setRGB silahkan ganti tanda # dengan 0x. Sehingga nantinya kode yang anda tulis adalah 0xFFFFF.

Selengkapnya »

11
Jan

Else dan Else If

Written by admin 25 Komentar

Else digunakan bersamaa pada script if. Fungsinya untuk menjalankan perintah jika kondisi tidak sesuai pada script if. Penulisannya :

1
2
3
4
if (kondisi) {
} else {
	//perintah yang ingin dijalankan
}

Sedangakan else if fungsinya hampir sama dengan else hanya saja masih ditambahkan kondisi untuk menjalankan perintah di dalamnya. Penulisannya :

1
2
3
4
if (kondisi) {
} else if (kondisi) {
	//perintah yang ingin dijalankan
}

Selengkapnya »

05
Jan

Memasukkan Instance Name

Written by admin 5 Komentar

Instance name digunakan untuk menghubungkan movie clip atau button di stage agar dapat menggunakan script. Tanpa pemberian instance name pada movie clip atau button, anda akan kesulitan dalam menghubungkan movie clip atau button tersebut dengan script. Walaupun anda bisa saja langsung memberikan script ke dalam movie clip atau button tersebut.

Misalnya anda ingin mengubah nilai transparansi (_alpha) suatu movie clip. Apabila anda menulis script untuk mengubah nilai transparansi pada frame, anda tidak bisa melakukannya jika movie clip tersebut tidak memiliki instance name. Tetapi anda bisa mengubah nilai transparansi movie clip tersebut jika script untuk mengubah nilai transparansi anda tulis langsung di dalam movie clip.

Berikut ini cara memasukkan instance name pada movie clip atau button di stage :
1. Seleksi movie clip atau button yang anda inginkan di stage.

2. Jika sudah tekan Ctrl+F3. Pada panel properties yang muncul masukkan instance name yang anda inginkan pada kotak bertuliskan instance name.

kotak instance name

Masukkan instance name pada kotak yang dilingkari

player sebagai instance name

Contoh : Anda memasukkan player sebagai instance name

26
Dec

With

Written by admin 6 Komentar

with digunakan untuk menyingkat suatu penulisan script yang membutuhkan nama variable ataupun instance name suatu movie clip. Sehingga anda tidak perlu menuliskan nama variable ataupun instance name berkali-kali.

Penulisannya :

1
2
3
with (nama variable/instance name){
	//script yang ingin anda singkat
}

Contoh Kasus
Misalnya anda memiliki script seperti di bawah ini :

1
2
3
bola._xscale = 50;
bola._yscale = 50;
bola.gotoAndPlay(2);

Dengan with anda cukup menuliskan seperti ini :

1
2
3
4
5
with (bola) {
	_xscale = 50;
	_yscale = 50;
	gotoAndPlay(2);
}
04
Nov

On

Written by admin 28 Komentar

On adalah salah satu script yang digunakan untuk menjalankan perintah jika mouse melakukan sesuatu terhadap movie clip/button. Parameter yang digunakan dalam script on ini adalah :

press : jika mouse menekan movie clip/button maka perintah akan dijalankan

release : jika mouse menekan pada movie clip/button kemudian tekanan tersebut dilepaskan maka perintah akan dijalankan

release outside : jika tekanan pada movie clip/button dilepaskan dan mouse berada diluar area hit maka perintah akan dijalankan

roll over : jika mouse berada area hit movie clip/button maka perintah akan dijalankan

roll out : jika mouse berada di luar area hit movie clip/button maka perintah akan dijalankan

drag out : jika mouse menekan movie clip/button kemudian bergerak keluar area hit maka perintah akan dijalankan

drag over : jika mouse menekan movie clip/button kemudian bergerak keluar area hit lalu kembali lagi ke area hit maka perintah akan dijalankan

Untuk area hit pada button anda dapat mengaturnya melalui frame hit. Untuk lebih jelasnya mengenai frame hit silahkan buka tutorial Membuat Tombol

Sedangkan untuk area hit pada movie clip anda tidak bisa mengaturnya karena areanya tergantung dari objek yang anda buat. Untuk mengetahui luas area hit pada movie clip silahkan seleksi suatu movie clip. Anda akan melihat movie clip yang anda seleksi akan dikelilingi kotak dengan garis berwarna biru. Garis pada kotak itulah tempat dimulainya hit are pada suatu movie clip. Jadi apabila kursor mouse menyentuh kotak dengan garis berwarna biru tersebut maka kursor mouse dikatakan menyentuh area hit .

Selengkapnya »